Kenali Perbedaan Macam Macam Material Utama

Oki Putri A | 26 Agustus 2024

1. Block Board

Blockboard 18mm adalah jenis material kayu olahan yang terdiri dari beberapa lapisan kayu solid yang direkatkan menjadi satu panel. Tebal panel ini umumnya 18mm.

Kelebihan :
1. Lebih kuat dan stabil
Dibandingkan dengan kayu olahan lainnya, blockboard memiliki struktur yang lebih kuat dan stabil sehingga cocok digunakan untuk membuat furnitur yang membutuhkan daya tahan tinggi.
2. Lebih ringan
Bobot blockboard cenderung lebih ringan dibandingkan dengan kayu solid dengan ukuran yang sama, sehingga lebih mudah dalam proses produksi dan pemasangan.
3. Permukaan halus dan rata
Proses produksi yang modern membuat permukaan blockboard menjadi halus dan rata, sehingga memudahkan proses finishing seperti pengecatan atau pelapisan.
4. Padat dan tidak mudah rapuh
Struktur lapisannya yang padat membuat blockboard tidak mudah pecah atau retak.
5. Tahan kelembaban dan tidak mudah melengkung
Meskipun tidak setahan kayu solid, blockboard cukup tahan terhadap perubahan kelembaban sehingga tidak mudah melengkung.
6. Memiliki rongga di antara tumpukan balok kayu
Struktur ini memberikan fleksibilitas tertentu pada blockboard, namun juga menjadi salah satu kelemahannya.

Kekurangan :
1. Tidak sekuat dan tahan lama seperti kayu solid
Meskipun kuat, blockboard tidak sekuat kayu solid, terutama dalam hal ketahanan terhadap benturan dan gesekan.
2. Rentan terhadap air dan kelembaban tinggi
3. Perbaikan kerusakan lebih sulit dibandingkan kayu solid

Kegunaan :
1. Meja: Baik meja makan maupun meja kerja.
2. Tempat tidur: Bagian rangka tempat tidur.
3. Lemari: Lemari pakaian, lemari buku, dan lemari dapur.
4. Kitchen set: Kabinet dapur, meja dapur.

2. Multipleks

Kayu Multipleks adalah jenis triplek yang terdiri atas lembaran kayu yang disusun dan ditumpuk kemudian direkatkan dengan menggunakan mesin press.

Kelebihan:
1. Kuat dan Stabil
2. Punya durabilitas yang Tinggi
3. Tampilannya Estetis
4. Padat dan solid
5. Cukup fleksibel

Kekurangan:
1. Harga lebih mahal dibandingkan kayu solid
2. Tidak senatural kayu solid
3. Ujung potongan rentan chipping (keping)
4. Perbaikan kerusakan lebih sulit dibanding kayu solid

Kegunaan:
1. Dinding
2. Pintu
3. Dresser
4. Lapisan Lemari
5. Kitchen Set

3. HMR Hijau

HMR Hijau adalah singkatan dari High Moisture Resistant Board berwarna hijau. Terbuat dari serbuk kayu yang dicampur dengan resin khusus dan dipress dengan tekanan tinggi. Resin khusus ini memberikan HMR Hijau ketahanan yang lebih baik terhadap kelembaban tinggi, sehingga cocok digunakan di area yang lembap, seperti dapur dan kamar mandi.

Kelebihan:
1. Tahan kelembaban tinggi
2. Kuat dan tahan lama
3. Tahan terhadap air
4. Permukaan halus dan rata
5. Harga terjangkau

Kekurangan:
1. Tidak senatural kayu solid
2. Ujung potongan rentan chipping (keping)
3. Perbaikan kerusakan lebih sulit dibanding kayu solid

Kegunaan:
1. Lemari dan Kabinet Dapur
2. Meja dan Kursi
3. Rak Buku dan Penyimpanan
4. Bed Frame
5. Dinding Partisi

4. PVC Board

PVC Board adalah material serbaguna untuk pembuatan berbagai kebutuhan hunian. PVC Board adalah jenis material ringan dan ramah lingkungan dibanding dengan bahan sejenisnya yaitu multipleks.
Mempunyai ketebalan variatif dan harga cukup murah, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan alternatif lain dalam pembuatan partisi.

Kelebihan:
1. Tahan air dan kelembaban
2. Kuat dan tahan lama
3. Ringan dan mudah dibentuk
4. Harga terjangkau

Kekurangan:
1. Proses daur ulang yang terbilang cukup sulit
2. Tidak cukup tahan dengan suhu yang tinggi
3. Sulit untuk diperbaiki

Kegunaan:
1. Furniture
2. Plafon
3. Rangka Jendela dan Pintu
4. Dinding Partisi

Ingin Ruanganmu menggunakan material dengan kualitas yang terbaik? Mari Wujudkan Dengan Jasa Interior dari Namto Project

error: Content is protected !!